Suku di Indonesia
• Lokasi = Suku Wajak terletak di Tulungagung, Jawa Timur
Keberadaan Suku Wajak menghilang dari peredaran sekitar 20 ribu tahun lalu. Beberapa ahli lain menyampaikan bahwa masyarakat Suku Wajak hijrah ke Jepang, tepatnya di Pulau Ainu dan Pulau Jumono, seusai letusan tiga gunung berapi di Indonesia yakni Gunung Toba, Gunung Dumpo, dan Gunung Krakatau yang mengakibatkan bencana Tsunami.
Sumber liputan6
2. Suku Mentawai
•Lokasi = Suku Mentawai adalah penghuni asli Kepulauan Mentawai.Sebagaimana suku Nias dan suku Enggano, mereka adalah pendukung budaya Proto-Melayu yang menetap di Kepulauan Nusantara sebelah barat. Daerah hunian warga Mentawai, selain di Mentawai juga di Pulau Pagai Utara dan Pagai Selatan. Populasi orang Mentawai diperkirakan sekitar 64.000. Suku Mentawai didokumentasikan telah bermigrasi dari Nias - pulau dari utara - ke kepulauan Mentawai, hidup dalam kehidupan yang terisolasi selama berabad-abad hingga ditemukan pada 1621 oleh Belanda.
Sumber Wikipedia_SukuMentawai
3. Suku Enggano
•Lokasi = Suku Enggano adalah sebuah kelompok suku terasing di Indonesia yang mendiami Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu dekat barat daya lepas pantai Pulau Sumatra.Populasi suku ini berjumlah sekitar 1.000 orang pada tahun 1999 dan terus menurun.
Suku Enggano merupakan salah satu suku tertua di Sumatra. Secara etnis, mereka terkait erat dengan suku-suku asli di Jawa dan Sumatra, yang dari sana migrasi mengalir langsung ke Pulau Enggano. Suku yang paling terkait secara antropologi dengan Suku Enggano adalah Suku Batak dan Suku Nias dan terkait jauh dengan Suku Lampung (Abung dan Pepadun).
Bahasa Enggano dipergunakan oleh suku ini merupakan suatu rumpun bahasa Sumatera Barat Laut awal dari rumpun bahasa Austronesia
Sumber = Wikipedia_SukuEnggano
4. Suku Tomuna (Muna)
• Sejarah = Orang Muna adalah masyarakat Suku Bangsa Muna, yang mendiami seluruh Pulau Muna, dan pulau-pulau kecil disekitarnya, serta sebagian besar Pulau Buton khususnya bagian Utara, Utara Timur Laut, selatan dan Barat Daya Pulau Buton, Pulau Siompu, Pulau Kadatua dan Kepulauan Talaga ( wilayah administrasi Kabupaten Buton Selatan dan Buton Tengah) Sulawesi Tenggara.Menurut Sarasin bersaudara dan Bernhard Hagen , Orang Muna yang mereka sebut sebagai Tomuna merupakan penghuni pertama Kepulauan Muna bahkan termasuk penghuni pertama Kepulauan Nusantara. Sarasin maupun Bernhard berpendapat bahwa Tomuna di Pulau Muna dan Tokea di Sulawesi Bagian Tenggara ( Konawe Utara saat ini ) bersama Toala di Sulawesi Selatan dan Orang Kubu di Sumatra, adalah migrant dari benua Afrika melalui Saylon yang masuk di Nusantara sekitar 60.000 – 50.000 SM.
Orang Muna mulai mendiami Pulau Muna sejak zaman purba tepatnya sekitar era mesolitikum, orang Muna adalah percampuran dengan ras Austronesia –yang datang pada era berikutnya ( 7.000- 5.000 SM ) dan ras Melanosoid ( Doutro Melayu & Protto Melayu) serta Mongoloid yang datang sekira 4000 – 2000 tahun SM.
Sumber = Wikipedia_SukuMuna
5. Suku Anak Dalam (Suku Kubu)
• Lokasi = terletak di Jambi
Suku Kubu atau juga dikenal dengan Suku Anak Dalam merupakan penyebutan untuk masyarakat yang tinggal di kawasan hutan dataran rendah di Sumatera Tengah khususnya Jambi.
Penyebutan ini menggenarilasasi dua kelompok masyarakat yaitu Orang Rimba dan Suku Batin Sembilan. Kubu berasal dari kata ngubu atau ngubun dari bahasa Melayu yang berarti bersembunyi di dalam hutan. Orang sekitar menyebut suku ini sebagai “Suku Kubu”. Namun, baik Orang Rimba maupun Batin Sembilan tidak ada yang menyebut diri dan kelompok mereka sebagai Suku Kubu. Oleh karena itu, panggilan ini kurang disukai karena bermakna peyorasi atau menghina.
• Mayoritas suku Anak Dalam menganut kepercayaan animisme atau kepercayaan kepada agama tradisional. Akan tetapi, beberapa keluarga khususnya kelompok yang hidup di kawasan jalan lintas Sumatra telah beragama Kristen atau Islam.
Sumber = Wikipedia_SukuKubu
Komentar
Posting Komentar